Saya langsung pesan capucinno untuk menghangatkan badan, he-he.... Agak aneh sih sebenarnya karena Bali biasanya panas banget, tetapi hari ini seharian mendung dan sore ini hujan. Teman saya ada yang pesan strowberry juice juga. Untuk menu makanannya kami berenam pesan bebek goreng semua. Sebagai menu pembuka, kami pesan calamary saos tartar.
Sekitar 10 menit makanan kami pun datang. Bebek goreng yang disajikan dengan tiga macam sambal, yaitu sambal matah, sambal goreng, dan sambal bumbu merah. Inilah yang menjadi ciri khas Bendega, tiga macam sambalnya itu. Bendega juga menyajikan bebeknya dengan sayur kangkung plecing.
Saya coba bebeknya dulu. Sekilas memang tampak biasa aja bebeknya. Namun begitu saya cuil dan saya makan, wah rasanya enak banget. Dagingnya empuk banget, tidak alot sama sekali tetapi kulitnya renyah. Bumbunya pun sangat terasa sampai ke dalam dagingnya. Wah, mantap abis ini bebek gorengnya, bener-bener enak. Belum lagi ditambah dengan tiga jenis sambal tadi, saya sampai minta tambah lagi sambalnya. Iya memang saya suka sekali dengan sambal khas Bali ini yang terbuat dari cabai, irisan bawang merah, dan minyak kelapa. Cocok sekali untuk dimakan dengan daging bebek goreng Bendega.
Belum lagi kangkung pelcingnya yang sangat menggugah selera. Kangkungnya segar dan dicampur dengan sambal plecing yang lumayan pedas, wuihh.... enak bener lho kangkung plecingnya.
Porsi bebek gorengnya memang cukup besar, setengah ekor per porsinya. Ini juga bisa untuk dua orang. Harga per paketnya adalah Rp 65.000 sudah termasuk bebek goreng, nasi putih, dan kangkung plecing. Menurut saya dan teman-teman, ini bebek goreng yang enak banget. Jadi sangat layak sekali untuk Anda coba kalau sedang berkunjung ke daerah Renon.
0 comments:
by Pakto
by misterdarvus
Posting Komentar