TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sabtu, 15 Oktober 2011

9 Keuntungan Wanita meiliki Payudara Kecil

Rumput tetangga memang lebih hijau. Tidak heran, wanita yang berpayudara penuh menginginkan payudara yang lebih ramping, sedangkan wanita berpayudara imut ingin melakukan implantasi payudara. Sebagian lain yang tidak terlalu resah, memilih untuk mengakali cara berpakaian untuk menciptakan kesan payudara yang lebih montok.


Dalam kenyataannya, semua wanita diciptakan berbeda. Bentuk tubuh, apalagi payudaranya, juga berbeda. Sudah sepatutnya kita mencintai tubuh kita apa adanya, dan merawatnya supaya tetap cantik dan indah dilihat.

Ketika kita sudah mampu menerima diri kita apa adanya, dan menikmati bentuk tubuh yang diberikan oleh Tuhan, kita akan memperoleh kepercayaan diri. Mendapatkan keyakinan ini enggak susah, kok. Cukup dengan mengingat berbagai keuntungan yang kita rasakan dengan memiliki payudara berukuran kecil.

Berikut 9 Keuntungan Memiliki Payudara Mini:

1. Jika payudara Anda mungil, Anda akan terhindar dari tatapan-tatapan mupeng para pria yang Anda temui di jalanan. Hal inilah yang paling dikeluhkan wanita yang memiliki payudara besar. Ketika berbicara dengan rekan sekantor atau klien, pria juga akan langsung menatap mata Anda, bukan bagian tubuh yang lain.

2. Dengan payudara yang mini, Anda bisa bebas berolahraga atau melakukan aktivitas fisik lainnya tanpa mengkhawatirkan guncangan-guncangan yang terasa tidak nyaman di bagian torso. Wanita yang berdada besar dan tidak menggunakan bra yang sesuai ukuran dan bentuk payudara akan mengalami ketidaknyamanan ini. Guncangan tersebut juga (lagi-lagi) mengundang perhatian para pria.

3. Jika rekan Anda yang berdada penuh mulai berkeluh-kesah karena payudaranya turun akibat gravitasi dan usia yang bertambah, tidak demikian dengan Anda. Wanita dengan payudara mini tidak akan khawatir payudara akan menurun, bahkan setelah mempunyai anak.

4. Tidak risih ketika harus berdesakan dengan orang-orang lain di dalam bus kota atau kereta api dalam kota. Risiko bersinggungan dengan tubuh orang lain di bagian dada (khususnya pria!) juga minim.

5. Tidak mengalami sakit punggung karena menahan payudara yang berat. Wanita yang berpayudara besar biasanya juga menderita karena tali bra yang mengikat punggung dan pundak mereka.

6. Anda bisa tidur telungkup tanpa merasakan ketidaknyamanan di bagian dada. Ketika Anda berbalik untuk telentang, kedua payudara akan kembali ke tempat di mana seharusnya, dan bukannya "terjatuh" ke samping kiri dan kanan.

7. Tidak ada supermodel yang memiliki payudara besar, karena pakaian didesain untuk wanita yang bertubuh rata-rata. Anda tidak akan mengalami kesulitan mencari atasan yang pas, hanya karena bagian dadanya tidak bisa dikancingkan.

8. Saat di rumah, Anda bisa melepas bra. Anda bisa mengurangi rasa sakit akibat kawat pada bra yang berfungsi menyangga payudara. Bahkan mungkin Anda tidak memerlukan bra yang menggunakan kawat.

9. Tidak semua pria menyukai wanita dengan payudara besar. Pria kebanyakan akan menyukai payudara yang berukuran sedang, namun Anda yang payudaranya berukuran mini pun tak perlu khawatir. Sex appeal seseorang tidak ditentukan oleh ukuran payudaranya, dan pria tahu sekali hal itu.

Aneh...Pasca Gempa Patung Saraswati di Bali Keluarkan Air Mata


Dewi Saraswati di SMPN 1 Susut, Kabupaten Bangli, Bali mengeluarkan air mata pasca terjadinya gempa bumi, peristiwa gaib ini menghebohkan masyarakat setempat.
Ditengah paniknya masyarakat Bali akibat terjadi gempa cukup besar pada Kamis siang, Patung Dewi Saraswati yang ada di pintu masuk sekolah SMPN 1 Susut tiba-tiba saja mengeluarkan air mata yang meleleh kedua sudut matanya.
Patung yang tingginya kurang lebih tiga meter ini diketahui mengeluarkan air mata sekitar pukul 11.15 WITA.
"Saat itu saya diberitahu oleh anak-anak yang heboh diluar karena saat gempa semua di suruh keluar bahwasannya patung dewi Saraswati sebagai perlambang Dewi pendidikan ini mengeluarkan air mata, dan memang benar matanya ada meleleh air mirip air mata," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Susut Bangli, Ketut Ngebek Sukarsana.
Dikatakan patung yang didirikan pada tahun 2006 silam ini sebelumnya tidak pernah mengalami kejadian gaib seperti itu.

Dewa, salah seorang siswa kelas VII di sekolah itu mengatakan dia sangat terkejut dan baru kali ini menyaksikan keanehan seperti ini.
"Benar pak dari tadi terus saja air matanya meleleh dan bahkan itu seperti orang yang menangis karena menahan kesedihan yang berlebihan," kata siswa asal wilayah Sulahan.

http://zonasemu1.blogspot.com/2011/10/pasca-gempa-patung-saraswati-di-bali.html

PSSI Fokus Kompetisi Level 1, Level 2 Terbengkalai

http://i.okezone.com/content/2011/10/14/49/515514/vAKrnZis0i.jpg
Kacaunya persiapan kompetisi level satu bakal berpengaruh secara langsung ke kompetisi di bawahnya. Sejauh ini kompetisi level dua atau Divisi Utama tak lebih dari sekadar penonton tanpa tahu apa yang akan dilakukan.

Persik Kediri misalnya, klub yang sebelumnya berharap secepatnya ada format kompetisi ini harus lebih lama gigit jari. Setelah sebelumnya mendapat tekanan dari pelatih Jaya Hartono terkait kepastian kontrak, kini Macan Putih semakin bingung dengan situasi yang ada.

"Kompetisi level satu saja masih belum jelas, jadi terpaksa kita harus jadi penonton dulu. Jujur saja kami tidak tahu harus bagaimana, karena memang PSSI belum memutuskan bagaimana rupa kompetisi nanti," kata Sekretaris Persik Barnadi kepada wartawan, Jumat (14/10/2011).

Konsentrasi PSSI yang tercurah sepenuhnya ke kompetisi level satu menjadikan klub seperti Persik pesimistis liga level dua secepatnya digelar. Dengan persiapan yang sama sekali belum tampak, Barnadi memperkirakan kompetisi level dua paling cepat akhir 2011.

Malah bisa jadi digelar awal 2012 nanti karena PSSI juga harus menentukan ulang berapa peserta kompetisi di level ini. Sebelumnya klub seperti Persik tak dihitung sebagai peserta level dua, setelah kemudian gagal menembus level satu yang keanggotaannya dikurangi.

"Saya semakin pesimistis liga Divisi Utama bisa digelar tahun ini jika melihat situasi yang ada sekarang. Apalagi kalau benar akan digelar KLB, maka secara langsung akan berimbas ke kompetisi. Sedangkan PSSI sendiri lebih mementingkan kompetisi level satu," tambahnya.

Nasib yang sama persis juga dihadapi Madiun Putra FC (MPFC). Klub yang tengah dilanda euforia setelah menembus Divisi Utama tersebut harus menunda 'pesta' karena belum tahu pasti kapan akan bertarung.

Padahal MPFC sudah sangat serius dalam mempersiapkan tim dan sudah berniat membuka negosiasi kontrak dengan pemain. Program ujicoba yang digelar dalam pekan-pekan terakhir sebagai program pra-musim, terancam tak banyak berguna untuk tim.

"Sebelumnya kami mengira setelah kompetisi level satu berjalan, giliran level dua yang menjadi perhatian. Tapi ternyata masih ada persoalan lagi di PSSI dan sekarang kami melihat kompetisi level dua menjadi semakin gelap," tutur Manajer MPFC Bonie Laksmana.

MPFC pun sampai tak tahu tahu bagaimana harus bersikap dalam kondisi seperti ini. Untuk melempar protes pun tak akan efektif karena nyatanya PSSI masih terlalu sibuk menangani kompetisi level satu yang kembali terguncang menyusul aksi boikot sejumlah klub. Namun di sisi lain MPFC pilih memandang situasi ini dengan pemikiran positif.

"Mungkin ini ujian bagi MPFC sebelum bertanding di kompetisi profesional. Kita tunggu saja apa yng terjadi, yang pasti jangan sampai semangat kita kendor karena situasi ini," tandasnya.

Ruwetnya persiapan kompetisi di semua level membuat klub maupun pemain dirugikan. Klub sendiri belum bisa memberi jaminan kontrak permanen kepada pemain, sedangkan pemain juga membutuhkan biaya hidup selama tandatangan kontrak belum diteken.okezone.com

Foto Pramugari Pertama di Dunia

Inilah Foto Pramugari pertama di dunia.....Ellen Church (1904 – 1965), Pramugari Pertama di DuniaSejak Wright Bersaudara menorehkan sejarah “12 detik yang mengubah dunia” pada 17 Desember 1903 dengan menerbangkan pesawat terbang bermesin pertama, dunia penerbangan mulai menggeliat.



Awalnya, sampai dengan akhir Perang Dunia I, pesawat tempurlah yang mulai berkembang. Setelah itu, pada dekade 1920-an, pesawat terbang sipil mulai berkembang, di antaranya dipelopori oleh William Boeing yang mendirikan industri pesawat terbang Boeing di Seattle, Amerika Serikat pada 1916, dan Anthony Fokker –orang Belanda kelahiran Madiun, Indonesia– yang mendirikan industri pesawat terbang Fokker di Belanda pada tahun 1919.

Akan tetapi, sepanjang dasawarsa 1920-an tersebut penerbangan komersil berkembang dengan lambat meskipun perlahan-lahan mulai populer sebagai sarana transportasi. Salah satu alasan mengapa transportasi udara kurang populer, adalah kenyataan bahwa orang merasa transportasi udara masih merupakan moda transportasi yang berbahaya .

Untuk dapat mengalihkan penumpang kereta api menjadi penumpang pesawat terbang, tentunya maskapai penerbangan harus dapat meyakinkan bahwa transportasi udara adalah moda transportasi yang aman. Salah seorang yang berjasa mengubah citra transportasi udara adalah Ellen Church.

Dilahirkan di Cresco, Iowa, Amerika Serikat pada 22 September 1904, Ellen Church adalah seorang perawat (registered nurse) yang karena ketertarikannya yang tinggi terhadap dunia penerbangan, juga menjadi seorang penerbang (pilot).

Sebenarnya, ketika Church melamar bekerja di Boeing Air Transport (BAT) –yang kemudian menjadi United Airlines– awalnya dia melamar sebagai pilot. Akan tetapi, alih-alih mengontrak Church sebagai pilot, Steve Stimpson, seorang pejabat BAT, justru melihat hal yang lebih menjanjikan dari ide Ellen Church yang lain, yaitu menempatkan perawat sebagai pramugari (stewardess/flight attendant) di dalam pesawat terbang, yang bertugas untuk menenangkan penumpang yang takut terbang.

Meramalkan publisitas yang hebat yang akan terjadi dengan menempatkan perawat sebagai pramugari, Stimpson menjual ide tersebut kepada atasannya.

Pada tahun 1930, Boeing Air Transport memulai sesuatu yang pada waktu itu dianggap sebagai percobaan yang berani dengan mengontrak delapan orang perawat –dikenal dengan istilah The Original Eight– sebagai pramugari dengan masa percobaan terbang selama tiga bulan. Ellen Church menjadi kepala pramugari.

Pada tanggal 15 Mei 1930, Ellen Church menjadi pramugari pertama di dunia yang menerbangi rute Oakland ke Chicago. Adanya pramugari merupakan sukses yang tak terbantahkan bagi BAT. Dalam waktu tiga tahun, berbagai maskapai penerbangan mengikuti jejak BAT dengan menempatkan pramugari pada pesawat terbangnya.

Persyaratan menjadi pramugari pada tahun 1930-an sangat ketat. Selain harus seorang perawat, pramugari juga haruslah wanita yang masih lajang, usia lebih muda dari 25 tahun, berat kurang dari 115 pon (sekitar 52 kg) dan tinggi kurang dari 5 kaki 4 inci (sekitar 162, 56 cm). Pramugari pada masa itu jauh dari kesan glamor. Selain bertugas melayani penumpang, pramugari sering kali harus mengangkat koper-koper penumpang ke dalam pesawat, mengencangkan baut-baut kursi yang kendur, mengisi bahan bakar pesawat, bahkan membantu mendorong pesawat masuk ke hanggar ! Untuk pelayanan tersebut, pramugari digaji 125 dolar AS per bulan.

Meski Ellen Church berjasa membuka jalan bagi wanita untuk bergelut di dunia penerbangan, dia menjadi pramugari selama delapan belas bulan. Sesudah kecelakaan mobil yang mengakhiri kariernya sebagai pramugari, Church meraih gelar bachelor degree dari University of Minnesota dan meneruskan kariernya sebagai perawat.

Pada tahun 1942, selama Perang Dunia ke II, Ellen Church kembali ke angkasa sebagai flight nurse pada Army Nurse Corps dan dianugerahi Air Medal atas kepatriotannya selama perang.

Setelah PD II usia, Church pindah ke Terre Haute, Indiana, menjadi Direktur di Union Hospital dan menikah dengan Leonard Briggs Marshall, Direktur Utama Terre Haute First National Bank pada 1964.

Ellen Church meninggal pada 22 Agustus 1965 karena kecelakaan jatuh dari kuda. Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya, bandar udara di kota kelahirannya Cresco, Iowa, diberi nama Ellen Church Field.



http://mrcoppas.blogspot.com/2011/10/foto-pramugari-pertama-di-dunia.html

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Cpx24.com CPM Program