TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jumat, 17 Juni 2011

Rita Hasan, Si Cantik Antagonis


Jakarta Artis seksi Rina Hasan menyebut dirinya sebagai seorang yang gila kerja dan menyukai tantangan. Makanya, bintang 'Angels Diary' itu mengaku enjoy walau tak punya banyak waktu untuk memanjakan diri.

"Aku orangnya gila kerja dan suka sama tantangan. Jadi, keseharian aku juga disibukkan sama kerjaan. Aku enjoy aja walaupun kadang sampai nggak punya waktu banyak buat memanjakan diri," ujarnya usai pemotretan dengan Detikhot di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.

Wanita kelahiran 29 November 1979 itu mengaku bisa stress jika hanya duduk manis di rumah. Makanya, ia senang walau sering harus syuting hingga larut malam. "Memang orang ada yang bilang syuting stripping capek. Tapi kalau kita nikmatin, nggak ada masalah kok," jelas pemeran Inspektur Rena dalam 'Police 86' itu.

Nama Rita sendiri bukanlah baru di dunia akting di Tanah Air. Wajahnya sudah wara-wiri menghiasi layar kaca dalam berbagai judul sinetron, maupun layar lebar. Sebut saja 'Tersanjung', 'Dewi Fortuna', 'Arisan The Series' dan 'Namaku Safina'.




Uniknya, walau punya paras cantik, Rita kebanyakan kebagian peran antagonis. Lho, kok begitu? "Nggak ngerti ya, beberapa kali juga dapat peran baik, tapi perasaan aktingku kurang. Tapi kalau antagonis, lancar banget," jelasnya.

Rita bisa dikatakan memang sukses jika memerankan tokoh wanita jahat dan judes dalam kebanyakan filmnya. Saking suksesnya, bahkan dalam kehidupan nyata pun ada masyarakat yang sampai betul-betul membencinya.

"Dulu iya, bukannya benci lagi, mobil aku pernah diguncang-guncang waktu menghadiri nikahan kakak tiri aku di Cirebon," kisahnya. "Banyak ibu-ibu ngerubutin sambil teriak-teriak, 'Ayo keluar kamu! Dasar jahat!' Waktu itu aku malah ketawa, eh mereka makin marah. Mereka itu latah, jadi bencinya itu beneran benci,” tambahnya.




Walaupun pernah mendapat perlakuan tak enak, Rita mengaku tak musti marah atau kecewa. Baginya, itu sudah menjadi konsekuensi dari pekerjaan. Padahal dalam kesehariannya, ia mengaku sosok yang ramah dan penyayang.

"Itu kan cuma kerjaan. Kalau semua pemain mau jadi peran baik dan nggak ada yang mau jadi penjahatnya, nggak jadi dong sinetron atau filmnya? Padahal aslinya sih, aku ramah dan penyayang kok," terangnya seraya tersenyum.

Pemeran suster Eny dalam sinetron ‘Muslimah’ itu mengaku menikmati pekerjaannya sebagai artis karena sudah menjadi impiannya sejak kecil. Ia pun bersyukur lantaran masih eksis di layar kaca meski banyak wajah-wajah baru bermunculan.

"Alhamdulillah , udah rezeki mungkin. Dari sekian puluh tahun aku masih eksis, itu rezeki luar biasa dari Tuhan," tandasnya.

0 comments:

Kaskus Only
:ilovekaskus :iloveindonesia :kiss :maho
:najis :nosara :marah :berduka
:malu: :ngakak :repost: :repost2:
:sup2: :cendolbig :batabig :recsel
:takut :ngacir2: :shakehand2: :bingung
:cekpm :cd :hammer :peluk
:toast :hoax: :cystg :dp
:selamat :thumbup :2thumbup :angel
:matabelo :mewek: :request :babyboy:
:babyboy1: :babymaho :babyboy2: :babygirl
:sorry :kr: :travel :nohope
:kimpoi :ngacir: :ultah :salahkamar
:rate5 :cool :bola

by Pakto
:mewek2: :rate-5 :supermaho :4L4Y
:hoax2: :nyimak :hotrit :sungkem
:cektkp :hope :Pertamax :thxmomod
:laper :siul :2malu: :ngintip
:hny :cendolnya

by misterdarvus
:maintenis: :maintenis2: :soccer :devil
:kr2: :sunny

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...