TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Rabu, 20 April 2011

BI: Pengendalikan subsidi BBM dorong inflasi 0,8%

Published On: 17 April 2011

BANDUNG: Bank Indonesia memperkirakan kebijakan pengendalian subsidi bahan bakar minyak oleh pemerintah pada tahun ini akan menambah tekanan inflasi sekitar 0,8% hingga 1,6% dari asumsi 5 plus/minus 1%.


Juda Agung, Ekonom Kepala Biro Riset Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, menuturkan laju inflasi sepanjang kuartal I/2011 sebesar 6,6% dari asumsi bank sentral 4%-6%.

Inflasi kuartal I tersebut terdiri atas inflasi inti sebesar 4,45%, inflasi harga bergejolak  15,17%, dan inflasi atas harga-harga yang diatur pemerintah 5,48%. Hal itu belum memperhitungkan risiko kenaikan harga minyak dan pangan dunia yang akan sangat tergantung respon dari pemerintah.

“Kalau pembatasan BBM bersubsidi di Jawa dan Bali yang dilakukan, dampaknya tergantung harga pertamax. Kira-kira sumbangannya ke inflasi kurang lebih 0,8%. Kalau kebijakan konvensional yang dilakukan, menaikan harga BBM bersubsidi, premium dan solar, tergantung kenaikannya. Kalau naik Rp500 sumbangannya terhadap inflasi 1,2%-1,6%,” ujarnya pada acara Media Briefing bertemakan ‘Menakar Ketahanan Ekonomi Indonesia Terhadap Kenaikan Harga Minyak dan Inflasi’, kemarin.

Menurut dia, transmisi dari dampak dua kebijakan  tersebut bersifat langsung maupun tak langsung. Untuk kenaikan harga BBM bersubsidi biasanya akan langsung diikuti dengan kenaikan tarif angkutan umum yang dilanjutkan pada kenaikan harga barang lain (second round effect).

“Dampak tidak langsungnya melalui ekspektasi inflsi, yang biasanya telah direspons oleh pelaku pasar saat kebijakan baru diumumkan,” tuturnya.

Tantangan stabilitas makro lainnya, lanjut Juda, derasnya arus modal masuk ke Tanah Air. Guna memitigasi dampaknya, otoritas moneter telah melakukan sejumlah kebijakan. Yakni, mempertahankan suku bunga acuan BI di level 6,75%, member ruang penguatan Rupiah guna meredam imported inflation, dan melakukan kebijakan makroprudensial untuk mendukung kebijakan suku bunga dan mengendalikan arus modal masuk.

0 comments:

Kaskus Only
:ilovekaskus :iloveindonesia :kiss :maho
:najis :nosara :marah :berduka
:malu: :ngakak :repost: :repost2:
:sup2: :cendolbig :batabig :recsel
:takut :ngacir2: :shakehand2: :bingung
:cekpm :cd :hammer :peluk
:toast :hoax: :cystg :dp
:selamat :thumbup :2thumbup :angel
:matabelo :mewek: :request :babyboy:
:babyboy1: :babymaho :babyboy2: :babygirl
:sorry :kr: :travel :nohope
:kimpoi :ngacir: :ultah :salahkamar
:rate5 :cool :bola

by Pakto
:mewek2: :rate-5 :supermaho :4L4Y
:hoax2: :nyimak :hotrit :sungkem
:cektkp :hope :Pertamax :thxmomod
:laper :siul :2malu: :ngintip
:hny :cendolnya

by misterdarvus
:maintenis: :maintenis2: :soccer :devil
:kr2: :sunny

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...