JAKARTA- Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Sapta Nirwandar, mengungkapkan Indonesia merupakan salah satu destinasi pariwisata yang paling diminati operator kapal pesiar dunia.
Karena Indonesia memiliki garis pantaisepanjang 95.181 km atau menempati urutan nomor empat setelah Rusia, kemudian Kanada, dan Amerika.
"Hal ini terlihat dalam data statistik, pada 2009 jumlah kedatangan kapal pesiar Internasional 140, sedangkan tahun 2010 meningkat menjadi 214, sementara tahun 2011 angka kedatangan menurun 189, namun dengan jumlah penumpang yang meningkat tajam," kata Sapta di Jakarta, Rabu (25/5/2011).
"Dengan data statistik ini menunjukkan bahwa Indonesia sebagai salah satu destinasi kapal pesiar dunia, namun juga akan menjadi tantangan terutama dalam mempersiapkan sarana dan prasarana agar memadai," lanjutnya.
Untuk itu menunjang promosi tersebut, kemenbudpar menyelenggarakan
seminar Internasional Cruise yang bertemakan 'Cruise Development of Indonesia: How to Meet The Challenge of The Increasing Tonnage and Capacity of The Cruise Ships pada 30 Mei 2011.
Direktur Promosi Luar Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Noviendi Makalam, mengatakan penyelanggaraan seminar Internasional ini bertujuan untuk memantapkan program, meningkatkan koordinasi dan sinergi antara para pemangku kepentingan khususnya di sektor kebaharian, sekaligus mendukung pembangunan dan pengembangan pelabuhan beserta infrastruktur pendukung terkait dalam meningkatkan jumlah dan kualitas pelayanan terhadap kunjungan kapal pesiar di Indonesia.
"Pada seminar 'Cruise Development of Indonesia: How to Meet The Challenge of The Increasing Tonnage and Capacity of The Cruise Ships' menghadirkan nara sumber dari dalam dan luar negeri di antaranya konsultan manajemen kapal pesiar, praktisi dan operator kapal pesiar Internasional, serta otoritas pelabuhan di Indonesia," ujar Noviendi.
Karena Indonesia memiliki garis pantaisepanjang 95.181 km atau menempati urutan nomor empat setelah Rusia, kemudian Kanada, dan Amerika.
"Hal ini terlihat dalam data statistik, pada 2009 jumlah kedatangan kapal pesiar Internasional 140, sedangkan tahun 2010 meningkat menjadi 214, sementara tahun 2011 angka kedatangan menurun 189, namun dengan jumlah penumpang yang meningkat tajam," kata Sapta di Jakarta, Rabu (25/5/2011).
"Dengan data statistik ini menunjukkan bahwa Indonesia sebagai salah satu destinasi kapal pesiar dunia, namun juga akan menjadi tantangan terutama dalam mempersiapkan sarana dan prasarana agar memadai," lanjutnya.
Untuk itu menunjang promosi tersebut, kemenbudpar menyelenggarakan
seminar Internasional Cruise yang bertemakan 'Cruise Development of Indonesia: How to Meet The Challenge of The Increasing Tonnage and Capacity of The Cruise Ships pada 30 Mei 2011.
Direktur Promosi Luar Negeri Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Noviendi Makalam, mengatakan penyelanggaraan seminar Internasional ini bertujuan untuk memantapkan program, meningkatkan koordinasi dan sinergi antara para pemangku kepentingan khususnya di sektor kebaharian, sekaligus mendukung pembangunan dan pengembangan pelabuhan beserta infrastruktur pendukung terkait dalam meningkatkan jumlah dan kualitas pelayanan terhadap kunjungan kapal pesiar di Indonesia.
"Pada seminar 'Cruise Development of Indonesia: How to Meet The Challenge of The Increasing Tonnage and Capacity of The Cruise Ships' menghadirkan nara sumber dari dalam dan luar negeri di antaranya konsultan manajemen kapal pesiar, praktisi dan operator kapal pesiar Internasional, serta otoritas pelabuhan di Indonesia," ujar Noviendi.
19.25
FIQIH TABAH .A.
Posted in: 




0 comments:
by Pakto
by misterdarvus
Posting Komentar